Buku ini menampilkan serial foto dari sekilas proses upaya pelestarian dan pembudidayaan pohon tengkawang di Kalimantan Barat, yang diselenggarakan oleh Tengkawang BioFrame Pilot Project Implemented by GIZ. Tengkawang, yang ternyata dapat diolah menjadi mentega dan kemudian dikenal dengan sebutan ‘mentega hijau’ di pasar komoditas dunia, merupakan tanaman endemik yang menghuni sebagian kawasan rimba di provinsi Kalimantan Barat. Tempat hidupnya banyak di sekitar pinggiran sungai, hingga pedalaman desa, dan di sekitar ladang - ladang. Suku Dayak memiliki relasi yang kuat dengan tanaman ini, yang digunakannya untuk memasak, membuat jamu, hingga perangkat upacara adat sampai simbol hak kepemilikan ‘rumah panjang’ – rumah komunal suku Dayak.
Proyek ini bertujuan mendorong eskalasi nilai lokal pada rantai nilai di tanaman tengkawang, serta penebalan peranannya dalam ekosistem keanekaragaman hayati lokal, melalui serangkaian peningkatan kemampuan dan pengetahuan masyarakat yang diselenggarakan oleh GIZ. Dengan bertambahnya nilai berikut pemahaman terhadap tengkawang, diharapkan tanaman ini dapat terus terjaga, bermanfaat, dan dapat diolah dengan lebih maksimal agar juga semakin luas manfaatnya.
WAIBI terlibat sebagai manajemen dalam produksi buku foto ini. Mulai dari pembuatan konsep, perancangan dan pengelolaan produksi, hingga menjadi buku.
https://www.waibi.id/project/151-rimba-tengka#sigProId28ae8c3473
Judul buku: Rimba Tengkawang
Penerbit: Tengkawang BioFrame Pilot Project Implemented by GIZ
Mitra lembaga on - site: Yayasan Riak Bumi
Manajemen produksi buku foto: WAIBI
Fotografer: Regina Safri, GIZ, Riak Bumi
Editor teks & produksi: Ifran D. Amanda / GIZ
Editor foto & arahan kreatif: KOPERAFI
Percetakan: PrintLab
92 Halaman
2023

















