Yayasan Inisiatif Indonesia Biru Lestari (WAIBI) bekerjasama dengan United Nations Environment Program (UNEP) untuk mengimplementasikan Sustainable, Healthy and Inclusive Food Systems Transformation (SHIFT). SHIFT merupakan inisiatif UNEP yang didanai oleh Pemerintah Norwegia dan berkolaborasi dengan FAO yang bertujuan untuk mendukung negara-negara untuk mengadopsi pendekatan system untuk sektor pangan dan pertanian dengan melakukan kolaborasi multistakeholders dan tata kelola inklusif yang menghasilkan manfaat berlipat untuk lingkungan, sosial-ekonomi, dan Kesehatan. Kegiatan SHIFT di Indonesia akan mempromosikan “Territorial Governance and Sustainable Urban and Peri-Urban Agriculture (SUPA) for Resilient and Sustainable Food System”. Kota Semarang terpilih untuk menjadi lokasi pilot project dari kegiatan SHIFT. Kegiatan SHIFT di Kota Semarang diharapkan mengahsilkan transformasi sistem pangan sehat, inklusif dan berkelanjutan.Rangkaian kegiatan SHIFT adalah sebagai berikut:
- Meningkatkan tata kelola system pangan di Indonesia: Meningkatkan Tata Kelola sistem pangan di Indonesia: Dialog multi pemangku kepentingan untuk mendukung perencanaan teritorial dan implementasi SUPA
MLTT 1 memiliki topik Pengenalan Sustainable, Healthy and Inclusive Food Systems Transformation (SHIFT) - United Nations Environment Programme (UNEP) dan Holistic Assessment. MLTT 2 membahas mengenai lokasi percontohan Sustainable Urban and Peri-Urban Agriculture (SUPA). MLTT 3 akan membahas persiapan pelaksanaan MSD. Topik dari MLTT 4 dan MLTT 5 adalah pembahasan Holistic Assessment dan Policy Brief.
1). Deskripsi tentang tata urutan perundang undagan yang memungkinkan terciptanya sistem pangan berkelanjutan.
2). Kertas posisi bagi terciptanya kebijakan sistem pangan yang berkelanjutan dan proses transformasinya dari tata aturan yang sudah ada.
Metode pembangkitan data yang akan digunakan yaitu desk study, interview, focus group discussion (FGD), dan Teknik Delphi.
2. Implementasi demonstration projects Sustainable Urban and Peri-urban agriculture (SUPA)
Keluaran;
1). Deskripsi tentang sistem pangan di Kota Semarang
2). Deskripsi statur keberlanjutan sistem pangan di Kota Semarang
Metode pembangkitan data yang akan digunakan yaitu desk study, interview, focus group discussion (FGD), dan Teknik Delphi.
Kegiatan pelatihan akan dilaksanakan sebanyak 3 kali dengan mengangkat tema Pertanian Regeneratif Berbasis Ekonomi Sirkular. Topik Pelatihan 1 adalah Pengenalan Sistem Pertanian Berkelanjutan di Daerah Perkotaan dan Semi Perkotaan (SUPA). Pelatihan 2 membahas mengenai Pengenalan 8 Modul Pertanian Regeneratif. Dan pelatihan 3 memiliki topik Circular Business Model Canvas (CBMC).

















